Semua manusia telah teracuni
Semua jerih payah digunakan sesuka hati
Hilangkah sebuah toleransi ??
Aku ingin berteriak, memanggil,
Ah, Aku yakin mereka tak peduli
Tak ada lagi kedamaian hakiki
Semua meronta – ronta lagi
Sudah terlalu sepi tanah ini
Seperti tak ada lagi tempat untuk kami
Mendapatkan sebuah nilai keadilan
Jenuh sudah, kulalui setiap waktu hanya untuk menangis
Lelah juga punggung ini, terus merunduk bersembunyi
Kemanakah penyelamat yang sudah lama kami nanti ??
Apakah itu juga hanya sebuah cerita tanpa akhir ??



24 comments:
Sang penyelamat akan tiba tepat pada waktunya
ketika tangan tak kuat lagi mengepal
saat mata sayup tertutup
malam..maaf baru kemari ni
wuiiih pinter bikin puisi....
semoga enggak...
semoga tidak...
bah si ibnu berpuisi yang bagus ajarin dunk,
Manusia selamat apabila mengikuti aturan yang dibuat oleh Al Kholiq sang pencipta manusia. Dia telah mengutus manusia terbaik Rosululloh Muhammad saw untuk menyelamatkan manusia dengan membawa risalah Islam
bagus juga niih sobat puisinya, sang penyelamat pasti kan datang... tunggu aja yaaa....
Pada waktunya nanti sang penyelamat akan datang waktu Tuhan bukan waktu kita bukan???? sabarlah menunggu
dengan kesombongan, kita melihat ke atas
dengan kerendahan hati, kita melihat ke bawah
hm... tnggu saja kebenaran pasti ada... :)
Kedamaian hakiki hanya ada di hati....
sANG Penyelamat pasti kan datang...suatu saat nanti....
kirain liat kebawah apaan hehe...tp semakin org berada diatas, kesensitifannya memudar...
kok nggak kliatan apa - apa ya?
nikmat sekali :)
ya hilang lagi deh
Untuk masalah akhirat, lihatlah ke atas, lihat kepada orang yang tulus ikhlas rajin beribadah agar kita terdorong.
Untuk masalah duniawi, lihatlah ke bawah, lihat kepada orang yang lebih tak mampu dari pada kita.
ngomong2, masih inget yang punya blog gabus kan?
sekarang aku pindah ke rumah baru.
Maaf baru bisa nge blog lagi
hai, apa kabar?
weiiii kemana lagi gannnn
salam kenal bang..
what happen,... ?
Sipp...!!!
Poskan Komentar